PEMBUATAN SISTEM DAN ALAT BERBASIS GEROBAK SORTIR DALAM UPAYA SOLUTIF PENANGANAN SAMPAH DARI RUMAH TANGGA KE TPS YANG PRODUKTIF
Program pemilahan sampah yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) yaitu pemilahan antara sampah baik sampah organik, an-organik maupun bahan berbahaya dan beracun (B3). Pemerintah memfasilitasi tempat sampah pilah, memfasilitasi gerobak pengangkut sampah sebagai sarana untuk pendistribusian sampah dari rumah ke TPS. Namun sistem ini dirasa belum efisien karena jika sumber sampah di rumah sudah dipilah (organik dan an-organik) selanjutnya diangkut menggunakan gerobak pengangkut sampah tanpa pemilahan karena hanya 1 ruang penampungan di gerobak. Jika tidak dipilah sampai kepada TPS, volume sampah yang masuk ke TPA akan banyak, bertambah bahkan melebihi kapasitas TPA karena aktivitas-aktivitas warga yang semakin beragam.
Program Kreativitas Mahasiswa ini berusaha melakukan uji coba sistem pemilahan sampah dari sumber penampungan (rumah) , pendistribusian dengan gerobak pengangkut sampah dan TPS. Dengan perancangan gerobak pengangkut sampah sortir, Program ini dilakukan dengan melakukan observasi langsung melalui kuesioner, wawancara dan sosialisasi langsung dengan warga, petugas
kebersihan ,dan Badan Lingkungan Hidup. Hasil implementasi sistem pemilahan di sumber –pendistribusian hingga ke TPS dengan menggunakan gerobak pengangkut sampah sortir adalah penurunan waktu proses pengambilan sampah sebesar 41,7 % dari kondisi lama. Kuantitas dan kualitas sampah daur ulang meningkat dan petugas operator dapat lebih nyaman dalam mengoperasikan gerobak pengangkut sampah dengan roda tiga.
Potensi hasil dari Program Kreativitas Mahasiswa ini merupakan peluang dan manfaat yang dicapai terhadap peluang komersil seperti aspek sosial, ekonomi, pendidikan untuk masyarakat mitra dan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain untuk pengelolaan sampah.
1. Manfaat dan peluang dilihat dari aspek ekonomi manfaat yaitu meminimalisir sampah yang akan diangkut ke TPA selanjutnya. Karena sampah yang sudah dipilah dari proses pemilahan di rumah tangga sampai ke TPS sudah terpilah an-organik dan organik, dapat meningkatkan kualitas daur ulang sampah. Hal ini tentunya bisa menjadi peluang ekonomi bagi petugas pengangkutan sampah bersama petugas di TPS dalam memproses sampah daur ulang ke pengepul.
2. Manfaat dilihat dari aspek sosial
gangguan berbagai macam penyakit akibat menumpuknya sampah dapat diminimalisir keberadaanya. Dengan konsep yang tersistematis dengan didukung pembuatan sarana dapat mudah diterima oleh masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal.
3. Manfaat dilihat dari aspek pendidikan
Dengan sistem yang tersistematis dan bermanfaat bagi kepentingan umum, serta didukung prototipe dan sosialisasi/ workshop secara langsung maupun berupa himbauan dengan poster dapat memberikan edukatif pemilahan sampah dan mengubah pola pikir TPS yang sebelumnya menjadi hanya tempat penampungan akan berubah menjadi tempat pengolahan sampah.
4. Desain gerobak yang tepat guna
Hasil pembuatan gerobak pengangkut sampah yang tepat guna, karena sistem pemilahan di gerobak dengan :
a. Sekat fleksibel
Dalam pemilahan sampah dari rumah tangga ke TPS ini dapat memberikan Dengan pelaksanaan program ini, masalah sosial yang ada di masyarakat yaitu Maksudnya adalah sekat gerobak dapat diatur ke depan dan ke belakang sehingga dapat menyesuaikan volume sampah antara organik dan an-organik.Gerobak dapat difungsikan untuk 1 ruang atau 2 ruang. Selain itu sekat dapat di bongkar sehingga dapat mempermudah pembersihan / perawatan sekat.
b. Gerobak terdiri dari 2 pintu
Gerobak yang didesain mempunyai 2 pintu yaitu pintu belakang untuk pengambilan sampah organik dan pintu samping untuk mengambil sampah an-organik. Sehingga dalam pengambilan sampah tidak mengantri.

Komentar
Posting Komentar